DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Menjelang peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, M.Hum, menyampaikan pandangannya tentang makna kemerdekaan dalam konteks kekinian.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) telah mengumumkan keputusannya untuk menarik seluruh dana unit bisnis dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Keputusan ini tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Agung Danarto pada 30 Mei 2024 dan diumumkan melalui memo dengan nomor 320/I.0/A/2024.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Muhammadiyah Aceh meluncurkan Gerakan Literasi Al Quran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Kuala Simpang pada Sabtu (21/10/2023).
Acara peluncuran berlangsung dengan penuh khidmat dan kegembiraan di Kompleks Perguruan SMP Muhammadiyah Kuala Simpang dengan tema "Menciptakan Generasi Qur'ani Berprestasi Dan Berkarakter".
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan perusahaan Antara Tracol Travel SDN BHD, yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. Kesepakatan ini mencakup layanan pelayanan Haji dan Umrah serta perjalanan wisata.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah segera mengusulkan Majalah "Suara Muhammadiyah" (SM) sebagai warisan budaya benda (tangible cultural heritage) dan tak benda (intangible cultural heritage) kepada pemerintah.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di SM Tower and Convention, Yogyakarta, Rabu (23/11/2023), menyatakan berbagai bahan yang dibutuhkan untuk melengkapi usulan tersebut bakal disiapkan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh (PWM Aceh) akan menggelar Rapat Kerja Pimpinan Wilayah (Rakerpimwil) yang dijadwalkan berlangsung di UCC Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Aceh pada Sabtu, 1 Juli 2023 mendatang.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A Malik Musa, SH, MHum mengutuk keras komentar seorang peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengancam warga Muhammadiyah terkait perbedaan penetapan Idulfitri 1444 Hijriah.